WIB
Menu

Lima Tahun Kepemimpinan Karolin-Heriadi Berikan Kontribusi Nyata

Senin, 23 Mei 202216:17:18 WIB282 views

Lima Tahun Kepemimpinan Karolin-Heriadi Berikan Kontribusi Nyata

Foto : Karolin bersama suami dan Heriadi bersama istri foto bersama usai acara serah terima jabatan. Dok (Media Center)

PONTIANAK -- Masa kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Landak, Karolin Margret Natasa dan Herculanus Heriadi berakhir pada 22 mei 2022 dimana selama lima tahun kepemimpinan, pasangan ini terbukti mampu memberikan kontribusi besar bagi pembangunan di Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

"Hari ini, kami melaksanakan kegiatan serah terima jabatan, setelah purna tugas. Memang lima tahun bukan waktu yang singkat, namun juga tidak akan cukup untuk melakukan pembangunan menyeluruh, mengingat kondisi geografis dan sumber pendanaan yang tidak berimbang," kata Karolin usai kegiatan serah terima jabatan di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kota Pontianak, Senin (23/05/22).

Karolin menjelaskan sebagai bupati dirinya berusaha maksimal untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan di kabupaten itu. Di mana begitu banyak prestasi yang diraih dan keberhasilan berbagai program yang di lakukan selama kepemimpinannya.

Berikut berbagai prestasi dan bukti kinerja yang berhasil di lakukan semasa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Landak, Karolin-Heriadi selama lima tahun terakhir.

Meningkatnya jumlah desa mandiri, desa maju dan menurunnya desa tertinggal. Selama kepemimpinannya, Karolin berusaha keras untuk meningkatkan angka desa mandiri sebagai upaya meningkatkan kualitas pemerintahan desa dan kesejahteraan masyarakat.

Di mana pada tahun 2018 Kabupaten Landak baru memiliki tiga desa mandiri, kemudian pada tahun 2019 bertambah menjadi lima desa mandiri dan pada tahun 2020 kembali bertambah menjadi 13 Desa.

Sedangkan untuk jumlah desa maju juga mengalami peningkatan, di mana pada 2017 Kabupaten Landak memiliki dua desa maju, 15 desa berkembang, 73 desa tertinggal dan 65 desa sangat tertinggal, namun selama kepemimpinannya, saat ini Kabupaten Landak memiliki 26 desa maju, 63 desa berkembang, 54 desa tertinggal dan desa sangat tertinggal menjadi 0.

Disektor pertanian, peningkatan produksi pertanian dan strategi pemasaran beras lokal sebagai salah satu daertah lumbung pangan Kalimantan Barat, komoditi utama pertanian di Kabupaten Landak adalah padi dan jagung, dimana untuk produksinya, Kabupaten Landak menempati posisi nomor dua di Kalimantan Barat.

Selama kepemimpinan Karolin-Heriadi fokus untuk meningkatkan kualitas dan produksi pertanian dan perkebunan, sebanyak 3.479 unit bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) serta benih yang diberikan kepada petani sebagai upaya menjadikan Kabupaten Landak menuju pertanian modern.

Terkait upaya tersebut, tentu saja membuahkan hasil dan dapat dilihat pada data pertumbuhan hasil pertanian jagung yang terus meningkat setiap tahunnya, dimana pada tahun 2016 produksi jagung di Kabupaten Landak hanya 9.079 ton pertahun, namun pada 2017 meningkat menjadi 11.899 dan terus meningkat setiap tahun, dimana sampai tahun 2020 produksi jagung di Kabupaten Landak mencapat 52.255 ton.

Demikian pada pertanian padi selama empat tahun terakhir dari tahun 2017 produksi padi sebanyak 244.520 ton Gabah Kering Giling (GKG) dari luas panen 78.990 hektar, tahun 2018 produksi padi sebanyak 296.228,83 ton GKG dari luas panen 78.037,10 hektar, tahun 2019 produksi padi sebanyak 317.601,60 ton GKG dari luas panen 88.567 hektar dan pada tahun 2020 produksi padi sebanyak 329.187,13 ton GKG dari luas panen 88.183 hektar.

Sementara itu, untuk memberikan jaminan penyerapan hasil pertanian bagi masyarakat Kabupaten Landak, Karolin menciptakan pasar sistemik dengan memproduksi beras lokal dan memasarkannya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri) serta bekerjasama dengan pasar modern di Kota Pontianak untuk menjual beras lokal Kabupaten Landak.

Di sektor pajak, peningkatan penerimaan pajak dan restribusi daerah, realisasi penerimaan pajak dan retribusi periode 2012-2016 cenderung fluktuatif. Sedangkan pada periode 2017-2021, realisasi menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Hal yang sama juga terlihat pada realisasi penerimaan pajak dan retribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Daerah dengan irigasi baik terus meningkat, masih dalam upaya peningkatan kualitas pertanian, di bawah kepemimpinan Karolin-Heriadi juga terus meningkatkan kualitas irigasi, di mana berdasarkan data yang ada persentase daerah irigasi dengan kondisi baik menunjukkan peningkatan sejak 2012 hingga 2021. Hal ini berdampak positif, salah satunya terhadap sektor pertanian, karena sebagai bupati, Karolin menyadari sektor pertanian dan perkebunan terdampak positif dengan adanya irigasi yang baik. Berikut merupakan data hasil produksi beberapa jenis tanaman yang memiliki nilai positif atau mening

Oleh Administrator
Bagikan berita ini :
Berita Terbaru
Foto Berita
Lima Tahun Kepemimpinan Karolin-Heriadi Berikan Kontribusi Nyata

Lima Tahun Kepemimpinan Karolin-Heriadi Berikan Kontribusi Nyata

PONTIANAK -- Masa kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Landak, Karolin Margret Natasa dan Herculanus Heriadi berakhir pada 22 mei 2022 dimana selama lima tahun kepemimpinan, pasangan ini terbukti mampu memberikan kontribusi besar bagi pembangunan di Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan
SidebarIndeksCari BeritaKontak