Jamin Mutu Kepala Sekolah, Pemkab Landak adakan Diklat

Berita Pemerintahan | Rabu, 18 Desember 2019
jamin-mutu-kepala-sekolah-pemkab-landak-adakan-diklat

LANDAK – Asisten Administrasi Umum Kabupaten Landak, Ir. Theresia Limawardani, M.Si mewakili Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa secara resmi menutup kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah Daerah Kabupaten Landak Tahun 2019 di Aula Hotel Hanura Kabupaten Landak pada Rabu (18/12/2019) Pagi.

Jumlah peserta Diklat Calon Kepala Sekolah sebanyak 34 orang dan dihadiri oleh narasumber serta Tim dari Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat dan Kepala LPPKS Kemdikbud, Kepala Dinas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Landak, serta para peserta Calon Diklat Kepala Sekolah.

Penyelenggara Diklat Calon Kepala Sekolah yang terdiri dari 300 Jam Pelajaran (JP) dimana diklat tersebut terbagi dalam 3 tahap yaitu In Servis Learning 1, On The Job Learning dan In Servis Learning 2 dilaksanakan mulai tanggal 14 Oktober 2019 hingga tanggal 18 Desember 2019 ini.

Ketua Panitia Wensislaus Joko SE, MM menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan agar memiliki kualifikasi dan kompetensi yang dipersyaratkan sebagai kepala sekolah.

“Tujuan Diklat Calon Kepala Sekolah ini dilaksanakan agar peserta Diklat Calon Kepala Sekolah memiliki kualifikasi dan kompetensi yang dipersyaratkan sebagai kepala sekolah,” ujar Wensislaus Joko.

Pendidikan merupakan hal yang sangat menentukan masa depan sebuah bangsa, serta menjadi sebuah kekuatan yang dapat mengubah suatu peradaban. Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan di Indonesia.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Kabupaten Landak Ir. Theresia Limawardani, M.Si menyampaikan untuk mendukung pembangunan pembangunan nasional yang berkesinambungan, diperlukan pendidikan yang berkualitas dimana salah satu faktor utamanya adalah manajemen sekolah.

“Dalam hal ini kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam mencapai Eektifitas dan Efesiensi Proses Pendidikan pada satuan pendidikan yang dipimpinnya yaitu kepemimpinan yang profesional dan handal, sebab eksistensi komptensi kepala sekolah yang berkualitas menjadi muara kebutuhan pokok dunia pendidikan,” jelas Theresia Limawardani.

Diklat Calon Kepala Sekolah ini merupakan upaya untuk menjamin mutu kepala sekolah dan pemenuhan standar kompetensi sebagaimana tercantum dalam peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 13 Tahun 2007 dan Permendikbud nomor 6 tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah.

Dalam hal ini, Theresia Limawardani mengungkapkan bahwa perlunya penataan kembali sistem rekrutmen dan pembinaan karir kepala Sekolah/Madrasah agar diperoleh kepala Sekolah/Madrasah yang kompeten dan kredibel.

“Kepala Sekolah sebagai pimpinan tertinggi di sekolah dituntut memiliki 5 dimensi kompetensi yaitu Kepribadian, Manajerial, Kewirausahaan, Supervisi dan Sosial. Oleh karena itu, saya berharap kepala sekolah agar memiliki kualifikasi dan kompetensi yang mumpuni, maka pengangkatannya juga harus dilakukan secara selektif sehingga memiliki daya guna bagi perkembangan kemajuan pendidikan di Kabupaten Landak,” ungkap Theresia Limawardani.

Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa berharap sebagai pimpinan tertinggi dalam suatu sekolah, kepala sekolah harus mempunyai tugas yang kompleks dan sangat menentukan maju mundurnya suatu sekolah.

“Kepala Sekolah di samping itu juga memiiki peran penting dalam upaya membentuk insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif melalui kesungguhan dan kreatifitasnya dalam mengelola sekolah sebagai seorang leadership,” harap Bupati Landak.

lebih lanjut Bupati Landak mengucapkan selamat kepada para peserta Calon Diklat Kepala Sekolah yang telah mengikuti rangkaian kegiatan Diklat Calon Kepala Sekolah tersebut.

“Selaku pejabat Pembina kepegawaian serta selaku pimpinan pemerintah Kabupaten Daerah di Kabupaten Landak, saya mengucapkan selamat karena telah mengikuti serangkaian kegiatan Diklat Calon Kepala Sekolah ini. Oleh karena itu, melalui Diklat Calon Kepala Sekolah ini selama kurang lebih 2 bulan pelaksanaan Diklat Calon Kepala Sekolah ini apa yang telah di dapat oleh mereka pada saat pelaksanaan pembelajaran maupun pada saat On The Job Learning di tempat tugas dan di tempat magang, semakin menambah wawasan maupun pengalaman dan kompetensi saudara sebagai Calon Kepala Sekolah, dan bisa diterapkan ketika kembali ke lingkungan pendidikan,” pungkas Karolin.

Pers Rilis : Media Center
Editor: Admin
Beberapa teman anda belum membaca berita ini, kirim kepada mereka :


Profil / FAQ / Tautan / Kontak
Hak Cipta © 2019 - 2021 Media Center