Pemkab Landak Evaluasi Program Kiat Guru

Berita Pemerintahan | Kamis, 19 Desember 2019
pemkab-landak-evaluasi-program-kiat-guru

LANDAK - Sejak dilaksanakannya program kinerja dan akuntabilitas (KIAT) guru pada November 2016 yang lalu hingga sekarang pemerintah kabupaten Landak bersama dengan tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan (TNP2K) Setwapres Republik Indonesia melakukan evaluasi program tersebut. Kegiatan evaluasi sendiri digelar pada Kamis (19/12/19) di aula Badan perencanaan dan pembangunan daerah (Bappeda) Kabupaten Landak.

Evaluasi program KIAT guru ini dibuka oleh Asisten administrasi umum Setda Landak Ir. Limawardani,M.Si mewakili Bupati Landak dr. Karoli Margret Natasa dan dihadiri oleh pihak terkait meliputi Bappeda Landak, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Landak, Perwakilan DSPMPD Landak, para Camat dan Kepala Desa terkait, tim daerah program KIAT Guru TNP2K Setwapres RI, para pengawas Sekolah Dasar, kepala sekolah, kader, dan kelompok pengguna layanan program KIAT guru kabupaten Landak.

Sebagaimana diketahui Landak merupakan salah satu dari tiga kabupaten di Kalimantan Barat selain kabupaten Sintang dan Ketapang yang telah melaksanakan program KIAT Guru. Program tersebut telah dijalankan sebanyak 38 sekolah pada desa dengan status sangat tertinggal, setelah berjalan kurang lebih tiga tahun program ini dinilai telah memberikan dampak positif terhadap dunia pendidikan di kabupaten Landak.

Dalam kurun waktu tersebut merupakan tahap rintisan dengan menguji dua mekanisme guna meningkatkan kehadiran dan kinerja guru serta hasil belajar murid. Pertama yaitu mekanisme pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan masyarakat dalam memantau dan mengevaluasi layanan guru serta untuk memastikan akuntabilitas guru, dan mekanisme kedua dengan mengaitkan tunjangan khusus guru dengan kualitas

Dalam sambutan Bupati Landak yang disampaikan oleh Asisten administrasi umum Setda Landak Ir. Limawardani,M.Si mengatakan berdasarkan data yang dihimpun bahwa program KIAT guru telah berdampak meningkatnya hasil belajar murid

“Pelaksanaan program Kiat Guru sejak November 2016 telah memberikan dampak terhadap kehadiran guru hasil belajar murid serta peran serta masyarakat,” ujar Limawardani.

Setelah melihat hasil yang dicapai ini, Limawardani mengungkapkan bahwa program ini dinilai layak diperluas. Untuk itu perlu adanya evaluasi untuk mengetahui informasi hasil menyeluruh dari program KIAT guru dan untuk mengetahui tantangan yang dihadapi saat pelaksanaan program.

“Pelaksana ditingkat desa dan sekolah perlu menyampaikan tantangan pelaksanaan program ini sekaligus menyampaikan dukungan yang dibutuhkan agar semua pihak bias bergotong royong membangun pendidikan di kabupaten Landak,” jelas Limawardani.

Untuk pelaksanaan program KIAT guru tahun 2020 mendatang akan dilaksanakan secara mandiri oleh pemerintah kabupaten Landak. Dukungan teknis tim KIAT guru rencananya akan berakhir pada April 2020.

Dalam hal ini ditempat terpisah bupati Landak menyampaikan perlu adanya dukungan semua pihak agar pelaksanaan secara mandiri bisa terlaksana dengan baik demi majukan pendidikan di kabupaten Landak.

“Perlu dukungan semua pihak agar pelaksanaan KIAT guru secara mandiri dapat berjalan dengan baik. Mari kita gunakan sumber daya yang ada secara maksimal, dengan semangat gotong royong kita bangun pendidikan di Kabupaten Landak yang unggul dan berprestasi,” pungkas Karolin.

Pers Rilis : Media Center
Editor: Admin
Beberapa teman anda belum membaca berita ini, kirim kepada mereka :


Profil / FAQ / Tautan / Kontak
Hak Cipta © 2019 - 2021 Media Center