INKAI Pusat Beri Pengharagaan (Dan) Kehormatan Kepada Bupati Landak

Berita Pemerintahan | Sabtu, 04 Mei 2019
inkai-pusat-beri-pengharagaan-dan-kehormatan-kepada-bupati-landak

Kubu Raya – Bupati Landak Karolin Margret Natasa yang juga Ketua  Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Kalimantan Barat mendapatkan penghargaan (Dan) kehormatan dari Pengurus Pusat Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) pada kegiatan ujian kenaikan tingkat sabuk hitam (Dan) INKAI Kalimantan Barat bagi Bintra Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura dan ujian zone dua wilayah Kalimantan yang bertempat di Aula Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XII/Tanjungpura (04/05/19).

Penghargaan (Dan) kehormatan ini diberikan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Laksma TNI Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., CHMRP, M.Tr.(Han) kepada Ketua FORKI Kalimantan Barat, Pangdam XII/Tajungpura, Kasdam XII/Tanjungpura yang turut mendapatkan penghargaan (Dan) kehormatan dari INKAI karena mereka sebagai Tokoh yang mampu berkontribusi memperjuangkan kemajuan INKAI di Kalimantab Barat.

“Kita memberikan penghargaan (Dan) kehormatan kepada mereka merupakan wujud dari apresiasi kita kepada Ketua FORKI Kalbar yang juga Bupati Landak, Pangdam XII/Tanjungpura dan Kasdam XII/Tanjungpura karena telah berkontribusi dalam memajukan INKAI di Kalimantan Barat dan kita berharap melalui mereka INKAI dapat berkembang dan mendapatkan bibit-bibit atlet yang berpotensi di Kalimantan Barat,” Ucap Ivan Yulivan.

Lebih lanjut Ketua Umum Pengurus Pusat INKAI Ivan Yulivan menjelaskan kepada seluruh murid yang melakukan ujian kenaikan tingkat serta pengurus INKAI di Kalimantan Barat dapat memberikan contoh yang baik serta mampu mmeberikan motivasi dan dorongan untuk mengembangkan INKAI di Kalimantan Barat. Ujian kenaikan tingkat sabuk hitam (Dan) INKAI ini diikuti oleh 200 prajurit Kodam XII/Tanjungpura dan 50 orang dari umum dengan total 250 orang peserta yang mengikuti ujian.

“Kita berharap kepada mereka yang akan menyandang sabuk hitam (Dan) INKAI serta seluruh pengurus INKAI ini harus selalu memiliki jiwa yang positif untuk membela kejujuran, kebenaran dan keadilan sebagaiman yang diajarkan didalam semua karate. Selanjutnya merekan yang menyandang sabuk hitam (Dan) INKAI dapat membuka tempat latihan sebagai bentuk pengembangan organisasi INKAI,” jelas Ivan Yulivan.

Bupati Landak yang juga Ketua FORKI Kalimantan Barat mengapresiasi ujian keniakan sabuk hitam (Dan) INKAI dengan harapan dapat mengembangkan karate di tingkat bawah terutama para pelajar, sehingga mereka bisa memberikan motivasi bagi generasi muda.

“Kita berharap mereka yang mendapatkan sabuk hitam (Dan) INKAI dapat memberikan ilmu mereka ke generasi muda serta mampu memasyarakatkan karate terutama para pelajar dalam menyalurkan kegiatan yang positif dengan bertujuan membentuk karakter generasi muda yang memiliki mental disiplin, komitmen, loyalitas serta berjiwa nasionalis. Untuk ujian kenaikan sabuk hitam (Dan) INKAI ini merupakan salah satu program kami di FORKI dalam mengembangkan karate di Kalimantan Barat dengan kualitas yang sejajar dengan provinsi lain di Indonesia,” papar Karolin.

Pers Rilis : Media Center
Editor: Admin
Beberapa teman anda belum membaca berita ini, kirim kepada mereka :


Profil / FAQ / Tautan / Kontak
Hak Cipta © 2019 - 2020 Media Center